h1

June 11, 2005

Kalimat “Sampai ajal memisahkan kita” membuat Anda yakin, suami akan setia kepada Anda selamanya. Kenyataannya?

Dia mengkhianati Anda dan berselingkuh. Betapa sedih, kecewa, dan marahnya Anda. Dan dalam kemarahan, Anda berkata, “Sialan, ceraikan saja dia!” namun hati kecil Anda berkata, “Tapi dia, kan, seorang suami yang baik”. Walaupun Anda tidak dapat melupakan pengkhianatannya, bersitan tadi merupakan cara untuk memaafkannya.

Pada umumnya, perselingkuhan terdiri dari 3 macam atau alasan, yaitu:
1. Hubungan satu malam
2. Pacar gelap
3. Pelarian

HUBUNGAN SATU MALAM

Pada perselingkuhan yang berlangsung hanya satu malam dengan satu orang, keterlibatan emosi sangat rendah. Perselingkuhan jenis ini hanya sesaat dan tidak berkelanjutan, tidak ada komitmen ataupun konsekuensi.

Hal penting yang perlu dipertanyakan adalah, “Apakah suami Anda senang berpetualang?” Bila suami termasuk tipe play boy, apa boleh buat, tidak ada satu cara pun yang dapat memisahkannya dari wanita mana pun.

Strategi pencegahan:

Bersikap jujur walaupun tidak menyenangkan. Bila suami mengatakan dia tertarik dengan sekretarisnya, sebaiknya katakan kepadanya untuk mengganti sekretaris tersebut dengan yang lain. Dengan demikian, suami akan terbebas dari perselingkuhan.

PACAR GELAP

Hubungan macam ini dapat berlangsung bertahun-tahun dan bahkan melibatkan perasaan cinta. Biasanya yang dibutuhkan oleh sang suami adalah lepas dari rutinitas dan hal-hal yang membosankan yang dilalui sehari-hari. Bertemu sembunyi-sembunyi dengan pacar gelapnya merupakan sesuatu yang menantang dan membuat dia bersemangat.

Jelas, yang model ini susah disembuhkan. meski begitu, tidak berarti tidak mungkin. Dia harus bersedia bertanggung jawab atas hati Anda yang luka dan Anda harus bersedia memaafkan. Di samping itu, Anda berdua harus betul-betul terbuka dan jujur.

Strategi pencegahan:

Menjadi teman yang enak buat diajak ngobrol serta menjadi kekasih yang menggairahkan dalam berhubungan seks bagi suami tercinta.

PELARIAN

Suami biasanya sudah memutuskan untuk berpisah dan berselingkuh merupakan alasan baginya untuk melepaskan diri dari Anda. Seks dalam hal ini bukanlah yang utama tetapi dapat sangat menyakitkan karena mengandung pesan, “Saya tidak peduli. Urusan saya dengan kamu sudah selesai seperti tanda titik dalam sebuah kalimat!”

Jelas sekali, terdapat masalah komunikasi dan ketidakmampuan dari masing-masing pihak untuk menyelesaikan konflik.

Strategi pencegahan:

Bicarakan masalah yang ada dan cari jalan keluarnya. tetap layani suami sebagaimana mestinya. Termasuk soal hubungan intim. Lakukan segala sesuatu untuk menghindari perpisahan.

ALASAN UTAMA SUAMI SELINGKUH

  • Bereksperimen dalam seks (suami menikah dalam usia sangat muda dan merasa ada sesuatu yang terlewatkan).
  • Untuk melawan rasa kehilangan, seperti kehilangan masa muda, kehilangan anak-anak yang sudah sibuk dengan urusannya masing-masing, kehilangan orang tua yang meninggal.
  • Untuk menghindari konflik. Misalnya, karena kebutuhan seks yang berlebihan dan biasanya suami takut Anda tidak suka melakukannya sehingga ia mencari seseorang untuk melampiaskan kebutuhannya. Walaupun hubungannya berlangsung dalam waktu yang tidak terlalu lama, biasanya masih dapat diselamatkan.

YANG HARUS ANDA LAKUKAN

Pertama-tama, kedua pihak harus mengerti betul, proses penyembuhan memakan waktu yang relatif tidak sama bagi setiap wanita. Hal ini bukan merupakan proses penghukuman bagi sang suami, tetapi lebih pada bagaimana menyelamatkan perasaan sakit hati sang istri. Anda harus memahami pula, perselingkuhan bukan berarti wanita tersebut lebih menarik daripada Anda tetapi lebih pada seberapa besar suami menyukai orang yang berhubungan intim dengannya. Anda tidak bisa terus-menerus menuduhnya.

Ketidakmampuan dari seorang istri untuk melepaskan rasa sakit hatinya justru dapat menyebabkan terjadinya perselingkuhan yang lain lagi. Oleh karena itu, Anda harus dapat melupakannya.

YANG HARUS DILAKUKAN SUAMI

  • Apa pun alasan Anda berpetualang, langkah pertama yang harus dilakukannya adalah minta maaf dengan tulus ikhlas atas pengkhianatan dan sakit hati yang Anda lakukan terhadap istri.
  • Mengatakan dengan jujur mengenai apa yang terjadi merupakan hal yang sangat penting bila Anda ingin memperbaiki hubungan Anda kembali serta membangun kembali kepercayaan istri. Jawab dengan jujur apa pun pertanyaan sang istri.
  • Istri lebih memerlukan dukungan emosional dibanding sebelum hal ini terjadi. Untuk kembali kepada kebiasaan normal, ia perlu lebih diperhatikan dan disayang. Suami harus dapat menghibur istri dengan berbagai cara dan suami harus berjiwa besar untuk menerima kemarahan sang istri.
  • Ciptakan kembali kepercayaan dengan bersikap jujur dan dapat dipercaya. Misalnya, jangan lupa menghubungi istri bila masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan ataupun memperlihatkan tiket penerbangan bila Anda tugas keluar kota. Hal ini tidak berarti suami merupakan seorang anak yang harus melaporkan keterlambatannya kepada gurunya. tetapi hal ini dilakukan sebagai konsekuensi dari seseorang yang telah menyakiti hati istrinya dan yang sedang berusaha menyembuhkan luka hati sang istri.¬† (Tabloid Nova)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: