h1

Seputar Subsidi Langsung Tunai (SLT)

March 3, 2007

Setiap rumah tangga miskin pemegang Kartu Kompensasi BBM (KK BBM) akan menerima uang tunai sebesar Rp. 100.000,- setiap bulan. Untuk memudahkan pengambilan SLT diberikan setiap tiga bulan sekali, masing-masing rumah tangga menerima Rp. 300.000,- setiap tiga bulannya.
Sementara itu, orang yang berhak menerima SLT adalah rumah tangga miskin dengan klasifikasi sebagai berikut:

Kelompok Sangat Miskin yaitu mereka yang mengkonsumsi makanan senilai sampai dengan 1.900 Kilo kalori per hari yang bila disetarakan dengan rata-rata pengeluaran seseorang per bulan senilai dengan Rp. 120.000,- . Jika satu rumah tangga dianggap ada 4 anggota keluarga, maka pengeluaran rumah tangga itu dihitung sebesar Rp. 480.000,- perbulan.

Kelompok Miskin yaitu mereka yang mengkonsumsi makanan senilai sampai dengan 2.100 Kilo kalori per hari yang bila disetarakan dengan rata-rata pengeluaran seseorang perbulan senilai dengan Rp. 150.000,- . Jika satu rumah rangga dianggap ada 4 anggota keluarga, maka pengeluaran rumah tangga itu dihitung sebesar Rp. 600.000,- perbulan.

Kelompok Hampir Miskin yaitu mereka yang mengkonsumsi makanan senilai sampai dengan 2.300 Kilo kalori per hari yang bila disetarakan dengan rata-rata pengeluaran seseorang perbulan senilai dengan Rp. 175.000,- . Jika satu rumah rangga dianggap ada 4 anggota keluarga, maka pengeluaran rumah tangga itu dihitung sebesar Rp. 700.000,- perbulan.

Pelaksanaan Pencairan SLT disalurkan melalui Kantor Pos tersdekat (jadwal dan tempat pengambilan diumumkan oleh Kantor Pos) dan dimulai tanggal 1 Oktober 2005. Untuk daerah yang sulit terjangkau, Kantor Pos akan mengantarkan SLT dengan tempat dan jadwal yang akan diumumkan kemudian atau dibagikan langsung oleh aparat desa setempat.

Pada saat pengambilan SLT keluarga miskin harus membawa KK BBM. Dalam KK BBM terdapat 4 kupon untuk pengambilan SLT. Pengambilan SLT tidak boleh dilakukan perkelompok atau diwakilkan pada orang lain. Satu orang melakukan pengambilan SLT untuk beberapa anggota warga di RT/dusunnya. Masyarakat penerima SLT dianjurkan untuk tidak mewakilkan pengambilan SLT pada orang lain. Hal iniperlu diperhatikan agar pihak lain tidak meminta biaya tambahan sebagai jas pengambilan SLT. Dengan demikian pemilik KK BBM dapat menikmati jumlah SLT secara utuh.

Selain itu, jika ada pihak lain yang berusaha meminta pungutan biaya untuk mengambil SLT masyarakat penerima SLT harus menolaknya.

Setiap penerima SLT wajib menjaga dan menyimpan KK BBM dengan baik, sebab kartu tersebut hanya diberikan satu kali. Kehilangan kartu adalah tanggung jawab setiap pemilik KK BBM. Jika KK BBM hilang pemerintah tidak akan memberikan penggantian.

Pastikan pada saat pengambian SLT petugas kantor pos merobek kupon sesuai dengan tahap pengambilannya. Pada setiap pengambilan SLT, petugas kantor pos akan merobek satu kupon .

Jika ada pelanggaran atau penyimpangan yang berhubungan dengan SLT dapat diadukan dengan mengisi lembar pengaduan yang disediakan kantor pos dan kirimkan ke alamat: P.O BOX BBM Jakarta.

Sumber: Tim Koordinasi Pusat Pelaksanaan Program subsidi Langsung Tunai Kepada Rumah Tangga Miskin.
****

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: