h1

Ribuan Massa Ormas Tolak Konferensi Pastur

July 23, 2007

Baca : Lembah “Vatikan” Karmel di Cianjur
imageCIANJUR — Ribuan massa yang tergabung dalam puluhan organisasi massa (Ormas) Islam di Jawa Barat, menentang rencana konferensi Tri Tunggal Maha Kudus di Lembah Karmel, Kec Sukaresmi, Kab Cianjur, 25-29 Juli 2007 mendatang yang dihadiri oleh 2.500 orang pastor/pendeta dalam dan luar negeri. Pasalnya, penyelenggaraan kegiatan di tempat itu tidak sesuai perizinannya sebagai tempat wisata dan acaranya pun belum mendapatkan izin.

Pantauan Republika di lapangan, seribu massa yang datang itu berasal dari berbagai daerah seperti Bandung, Cianjur, Sukabumi, Bogor, Depok, Tasikamalaya dan Jakarta. Ormas itu di antaranya Forum Ulama Ummat Indonesia (FUUI), Gerakan Reformasi Islam (Garis), Gerakan Pemuda Islam (GPI), Muhammadiyah, NU, HMI dan ormas Islam lainnya terlebih dulu berkumpul di depan Masjid Agung Siti Hadjar Sukaresmi sebelum akhirnya begerak ke Lembah Karmel sekitar pukul 13.00 WIB. :foto :video

Dalam aksi tersebut sempat terjadi aksi dorong antara polisi dengan massa yang memaksa masuk ke kawasan Lembah Karmel. Namun, demikian aksi yang dijaga ketat aparat kepolisian dari Polres Cianjur berakhir damai setelah ada informasi Kapolri dan Depdagri melarang digelarnya Konferensi Tri Tunggal Maha Kudus di Lembah Karmel. ”Kami menentang penyelenggaran kegiatan konferensi di Lembah Karmel karena tempat tersebut bukan tempat peribadatan dan pemerintah harus melarangnya,” kata Sekjen FUUI, Hedi M.

Selain itu, kata Hedi, penyelenggaraan konferensi di Lembah Karmel dapat memicu konflik karena wilayah itu sebagian besar mayoritas muslim. ”Kalau pemerintah tetap membiarkan konferensi berjalan, maka akan memberikan kesempatan terjadinya konflik di sana,” tegasnya. Hal senada disampaikan Ketua DPP Garis, Chep Hernawan. Menurut dia, rencana kehadiran sebanyak 2.500 pendeta ke Cianjur mengusik sebagian besar warga Cianjur. ”Kalau konferensi tetap digelar akan terjadi konflik yang tidak bisa dihindarkan,” kata dia.

Selain itu, massa meminta agar semua aktivitas di Lembah Karmel termasuk konferensi yang dihadiri 2.500 pastur, dihentikan. ”Tempat itu kini menjadi tempat pengkaderan agama terbesar di Asia Tenggara. Padahal tempat tersebut bukan sebagai tempat ibadah,” tandasnya. Kapolres Cianjur, AKBP Syaiful Zachri, membenarkan akan digelarnya Konferensi Tri Tunggal Maha Kudus di Lembah Karmel. Dia menjelaskan, untuk kegiatan itu tidak diperlukan perizinan, hanya cukup pemberitahuan saja. rig (RioL)

[sumber: swaramuslim.com]

4 comments

  1. Siaran Pers DPP FKI-1
    BAZAR KARTINI FKI-1 2008
    Departemen Pemberdayaan Perempuan Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1), organisasi kemasyarakatan independen akan menyelenggarakan BAZAR KARTINI FKI-1 2008 di Taman Lapangan Banteng Jakarta Pusat pada tanggal 17 sampai dengan 20 April 2008.
    Demikian dikemukakan Hj.Sukoningsih,SE, Ketua Panitia Bazar Kartini FKI-1 2008 yang didampingi Hj.Tetty Abdi (Sekretaris) dan Nuraini pada pers (2/4) di Jakarta seraya menambahkan, p eranan wanita sejak RA Kartini semakin banyak mengalami perubahan, baik dalam keluarga maupun dalam peran sertanya membangun bangsa. Peranan wanita atau perempuan semakin positif bila para kaum perempuan dapat menyampaikan aspirasinya melalui komunikasi yang tepat atau baik, efektif dan sekaligus dapat mengatur serta memanfaatkan momentum yang tepat. Ibu Menteri Pemberdayaan Perempuan, Meutia Hatta Swasono pada suatu ketika pernah mengatakan, ”komunikasi merupakan hal penting dalam segala aspek kehidupan”. Berpijak dari hal tersebut, Departemen Pemberdayaan Perempuan Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) dan dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2008, terinspirasi untuk menyelenggarakan BAZAR KARTINI FKI-1 2008.
    “ BAZAR KARTINI FKI-1 2008 merupakan ajang atau sarana kaum perempuan yang tergabung di Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) untuk melakukan komunikasi ktif dan dalam melaksanakan peran sertanya dalam membangun bangsa. Selain itu BAZAR KARTINI FKI-1 2008 juga diharapkan menunjang program pemerintah dalam mensukseskan Visit Indonesia 2008,” sebut Hj.Sukoning,SE dengan menguraikan, tujuan dari pelaksanaan BAZAR KARTINI FKI-1 2008 diantaranya adalah, m embudayakan komunikasi aktif bagi kaum perempuan dalam menyalurkan aspirasinya, mengoptimalkan peran serta kaum perempuan dalam pembangunan bangsa melalui kreatifitas dan karyanya, memberi motivasi dan meningkatkan kesadaran sesama kaum perempuan untuk terus meningkatkan perannya sebagai salah satu tiang agama dan negara dan bangsa, memberi kesempatan kepada kaum perempuan Indonesia untuk menampilkan hasil karya, kreatifitas dan sumbangsihnya dalam kemandiriannya dan m enghargai kaum perempuan yang telah berhasil dengan karya dan kreatifitasnya untuk lebih termotifasi dalam berkarya dan berkreatifitas yang lebih baik. Bagi Usaha Kecil Menegah (UKM), Koperasi maunpun UKM binaan BUMN dan pemerintah yang ingin menjadi peserta BAZAR KARTINI FKI-1 2008 dapat menghubungi Sekretariat Panitia:Gedung Dewan Pers. Jalan Kebon Sirih No.32-34 Jakarta Pusat. Tlp.021 3503349,3864167. E-Mail:satufki@gmail.com. Website:www.apindonesia.com.
    Jakarta 2 April 2008
    Ttd
    M.Julian Manurung
    Ketua Umum DPP FKI-1/0818798586.


  2. SIARAN PERS DPP FKI-1
    ORGAN DI LUAR PARPOL KOALISI DEKLARASIKAN POSKO SBY
    M.Julian Manurung:SBY Perlu Dukungan Maksimal
    Jakarta,(1/6).Organ yang terdiri dari organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan komponen masyarakat lainnya yang mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada pemilihan presiden pada tanggal 8 Juli 2009 yang akan datang kembali mendeklarasikan diridan sekaligus mendirikan wadah komunikasi yang diberi nama POSKO SBY.
    Posko SBY yang dideklarasikan di Jakarta Media Center (JMC) Gedung Dewan Pers Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat dibentuk oleh ormas-ormas yang sejak Pilpres tahun 2004 sudah mendukung dan mensukseskan terpilihnya SBY menjadi Presiden republik Indonesia yakni Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1), Relawan Bangsa (RB), Gerakan Relawan SBY, Komunitas Pemuda Indonesia Satu (KPIS), Serikat Pekerja Indonesia Satu (SPIS), Komunitas Perempuan Indonesia Satu (KPIS), Koperasi Indonesia Sejahtera (KISS), Lembaga Kajian Strategis Sriwijaya, Gabungan Pengusaha Rekanan Konstruksi Indonesia (Gaperjakin), Persatuan Wanita Nias Indonesia (PEWANI), LSM Garda/P3ER dan lainnyajuga dihadiri oleh Bapak Taufik Effendi, Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan) yang juga menjadi Ketua Pembina POSKO SBY.
    M.Julian Manurung, Ketua Umum Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) dalam sambutannya mengungkapkan, pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Front Komunitas Indonesia Satu (FKI-1) yang mengambil thema “Teruskan Bhakti Mu, Berantas Korupsi, Sejahterakan Rakyat”, berlangsung tanggal 1 sampai dengan 3 Desember 2008, yang dihadiri oleh 735 pengurus FKI-1 dari seluruh wilayah Indonesia dan bertempat di Ruang Bromo Arena Pekan Raya Jakarta Pusat, telah memutuskan/menetapkan mendukung dan siap untuk memenangkan pencalonan H.Susilo Bambang Yudhoyono pada pemilihan presiden tahun 2009 untuk meneruskan program kerjanya dalam mewujudkan perubahan yakni terwujudnya kesejahteraan rakyat Indonesia .
    “Pemerintah SBY pada periode yang akan berakhir bulan Oktober mendatang hemat saya, bila dianalogikan, baru selesai membangun pondasi sebuah bangunan rumah yang harus dilanjutkan hingga selesai, bukan membuat pondasi-pondasi baru lagi yang akhirnya rumah yang diinginkan tidak pernah akan terwujud. Karena itu, mari kita dukung Pak SBY secara maksimal pada Pilpres yang akan datang sehingga menang dan dapat melanjutkan bangunan rumah atau terwujudnya negara Indonesia yang kita harapkan menjadi sebuah negara yang dapat mengaktualisasikan secara utuh makna kata-kata dan kalimat yang terkandung pada butir-butir Panca Sila. Karena diakui atau tidak, pemerintah SBY sejak tahun 2004 hingga akhir tahun 2009 baru memulai membangun “Pondasi Perubahan” bagi rakyat Indonesia. Pondasi perubahan tersebut harus kita dukung hingga terwujudnya sebuah rumah rakyat yang kokoh untuk bernaung dan mencapai kesejahteraan. Jangan lagi kita selalu membuat pondasi-pondasi yang baru tanpa ada kepastian dari apa yang akan kita capai,”ujar M.Julian Manurung seraya menambahkan,. dukungan maksimal juga perlu diteruskan oleh rakyat secara penuh atau utuh kepada SBY dalam memimpin pemerintahan dan negara Indonesia, baik oleh yang memilih maupun yang tidak memilihnya pada pemilu presiden yang akan datang.
    Terkait dengan berdirinya POSKO SBY, Julian Manurung mengungkapkan, POSKO SBY merupakan wadah komunikasi masyarakat, baik secara individu maupun yang tergabung dalam sebuah komponen atau lembaga masyarakat dalam berperanserta untuk mewujudkan perannya atau haknya sebagai warga negara seperti pada kegiatan menyongsong pemilihan presiden dan lain sebagainya. POSKO SBY yang didirikan oleh komponen masyarakat ini bukanlah merupakan tandingan, lawan atau bertolak belakang dengan peran atau fungsi partai politik yang sedang berkoalisi mengusung SBY pada pilpres yang akan dating tetapi saling menunjang walau secara hirarki ormas atau komponen yang tergabung pada POSKO SBY bukanlah sayap organisasi partai politik.
    “POSKO SBY didirikan oleh komponen masyatakat diluar partai politik yang sedang berkoalisi. Ini bukti atau ini sebuah tanda pembuktian bahwa ormas atau komponen masyarakat memiliki prinsip atau jatidiri di dalam melaksanakan fungsi-fungsinya bersama masyarakat atau rakyat. Dengan katalain POSKO SBY komit untuk mendukung dan memenangkan SBY pada pemilu presiden yang akan datang namun POSKO SBY tidak melaksanakan fungsinya dibawah parpol koalisi tetapi setara,’tegas M.Julian Manurung dengan mengungkapkan banyaknya keluhan dari pengurus komponen masyarakat pada beberapa pemilihan kepala daerah di berbagai daerah dan presiden yang lalu yang aktif mendukung untuk memenangkan calon yang didukung partai politik namun seusai pesta demokrasi ala Indonesia tersebut para parpol yang berkoalisi meninggalkan begitu saja masyarakat yang tergabung dalam komponen masyarakat dan bahkan melupakan, menutup diri dengan tidak dapat berkomunikasi lagi.
    “Hemat saya, itu ibarat kacang lupa kulitnya. Saya sangat-sangat yakin bahwa masyarakat yang tergabung dalam komponen masyarakat termasuk komponen masyarakatnya ikhlas menyumbangkan tenaga/energi, waktu dan bahkan materi/dananya untuk suksesnya sebuah perjuangan yakni memenangkan sang calon kepala daerah tetapi juga saya sangat-sangat yakin masyarakat kurang ikhlas bila karya atau perjuangannya di petakomplain oleh partai politik sebagai hasil kerjanya sendiri,” ungkap Julian Manurung dengan mengatakan, karena itu lah salah satu faktor lahirnya POSKO SBY dan POSKO SBY yang dideklarasikan ini juga akan dibentuk di seluruh tingkatan wilayah daerah untuk menunjang, mendukung dan memenangkan SBY pada pilpres yang akan datang.
    w:st=”on”Jakarta,1 Juni 2009
    Ketua Umum DPP FKI-1

     Ttd.

    (M.Julian Manurung)
    Sekretariat:Gd.Dewan Pers.Jl.Kebon Sirih No:32-34 w:st=”on”Jakarta Pusat.Tlp:0213503349, 3864167.Hp.0818798586.Emai:satufki@gmail.com. poskosby@gmail.com. Website:www.fkisatu.com.


  3. lsm duta kharisma di cjr masih aktif ga ?


  4. coba untuk wali kota bandung,tolong tegaskan,kawasan daerah pastur di bandung tepatnya di jl,surya sumantri.pasnya,daerah sekitar kuliahan maranatha,disitukan daerah tempat golongan muda rakyat kita belajar lah,tolong ditegaskan,atau ditutup tempat yang bernama NIUCESTEL itu tempat pelacuran yang berkedok rumah makan.lama kelamaan bisa merusak warga muda bangsa indonesia yg menuntut ilmu di darah sana,NIUCESTEL itu,dia rumah makan tampang luarnya mah,tapi dalemnya semuanya pelacur.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: