h1

Kejanggalan Pemberian Bantuan TK

February 1, 2008

BANTUAN PEMERINTAH UNTUK TK
Kejanggalan Pemberian Bantuan

Bersama surat ini saya sampaikan indikasi kecurangan terkait bantuan Departemen Pendidikan Nasional kepada lembaga pendidikan kecil Taman Kanak-kanak (TK). Tanggal 10 Desember 2007 menjadi hari menggembirakan bagi pengelola TK se- Jawa Barat. Pasalnya, pemerintah melalui Dinas Pendidikan akan memberikan bantuan untuk subsisi Block Grant Bermain/Peraga senilai Rp 5 juta. Bagi pengelola TK, ini sungguh perhatian yang luar biasa dari pemerintah.

Untuk penyaluran bantuan itu, seluruh pengelola TK wajib menyetorkan nomor rekening yayasan/TK ke Dinas Pendidikan. Maka, TK kami, TK Islam Rohmatul Mawadah, bersama 35 TK di Kota Bekasi menyerahan foto copy nomor rekening ke Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Selanjutnya, pada 11 Desember 2007, ke-36 TK berkumpul di TK Negeri Pembina, JL Belut Raya, Bekasi Selatan. Pertemuan itu difasilitasi pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kota Bekasi, dan dipimpin Hj. Norma. Dalam pertemuan itu Hj. Norma menjelaskan bahwa setelah dana Rp 5 juta masuk ke rekening masing-masing TK, maka pengelola TK wajib menyerahkan kembali dana Rp 5 juta tersebut ke Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melalui IGTKI Kota Bekasi.

Setelah uang diserahkan, menurut Hj Nurma, akan ditukar dengan barang-barang peraga. Kami mencoba menghitung nilai barang peraga yang diberikan dengan terjun ke lapangan. Ternyata, barang-barang itu nilainya tak lebih dari Rp 3 juta.

Padahal, dalam perjanjian pemberian subsisi Nomor: 065.29/BK/PPM-TK/JB/2007 tanggal 5 Desember 2007, tidak ada satu pun pasal yang mengharuskan pihak penerima bantuan mengembalikan dana untuk ditukar dengan barang. Dalam Pasal 2 ditegaskan, Pihak Pertama (Dinas Pendidikan Jawa Barat) memberikan dana subsidi kepada Pihak Kedua (pengelola TK) dan Pihak Kedua menerima dana subsidi tersebut untuk dipergunakan sesuai dengan proposal yang diajukan Pihak Kedua.

Dalam pertemuan itu, Hj Nurma menekan para pengelola TK yang hadir dengan mengatakan jika tidak setuju dengan cara ini maka pihaknya akan memberikan pada TK yang lain. Akhirnya, dengan terpaksa perwakilan 36 TK yang hadir menandatangani Surat Perjanjian Pemberian Subsidi.

Setelah pertemuan itu, pada 28 Desember 2007, dana ditransfer ke rekening kami di Bank Mandiri Cabang Jati Asih, atas nama Yayasan Perguruan Islam Rohmatul Mawaddah.

Pada 25 Januari 2008, semua penerima dana ditelepon oleh Hj Nurma untuk membawa dana tersebut untuk ditukar dengan alat-alat peraga TK yang ternyata telah disiapkan oleh CV Bandung Global Information Solutian, Jl Margacinta No 12 Bandung. Anehnya, alamat itu tidak dilengkapi nomor telepon CV yang bersangkutan. Akhirnya, kami memutuskan tidak hadir dalam undangan itu.

Melihat kejanggalan ini, kami ingin bertanya pada Dinas Pendidikan Jawa Barat, apakah ketentuan semacam ini memang diputuskan oleh Dinas Pendidikan? Kalau niatnya murni untuk membantu, mengapa kami harus menggembalikan lagi dana itu untuk ditukar dengan barang yang sudah disiapkan? Mengapa bantuan tidak langsung berwujud barang? Melalui surat ini kami menolak mengembalikan dana Rp 5 juta yang sudah masuk ke rekening kami.

Ade Muhammad Syafa’at
Kepala TK Islam Rohmatul Mawddah dan Ketua IGTKI-PGRI Kec Jatiasih, Kota Bekasi.
Jl Salak bawah Blok E, No 30 Komp Angkasa Puri, Jatimekar Jatasih, Kota Bekasi.

Sumber : http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=321937&kat_id=20

One comment

  1. buat Ade : gakk usahh lahh you ribut2 soall sumbangannn… coba urusin aja tuhh tufung kemana larinya … sampai ke guru apa gak yng bener2 ngajar



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: